Jenis
Anemia Defisiensi Zat Besi
Ini adalah jenis anemia yang paling umum terjadi. Terjadi ketika tubuh tidak memiliki cukup zat besi untuk memproduksi hemoglobin. Zat besi dapat diperoleh dari makanan seperti daging merah, hati, bayam, dan kacang-kacangan. Gejala termasuk kelelahan ekstrem, kulit pucat, dan kuku rapuh.
Jenis
Anemia Megaloblastik
Anemia ini terjadi karena kekurangan vitamin B12 atau folat (asam folat). Vitamin B12 dan folat diperlukan untuk produksi sel darah merah yang sehat. Kekurangan ini dapat menyebabkan sel darah merah menjadi besar dan tidak matang dengan baik. Sumber vitamin B12 termasuk daging, ikan, telur, dan produk susu.
Jenis
Anemia Hemolitik
Anemia hemolitik terjadi ketika sel darah merah dihancurkan lebih cepat daripada yang dapat diproduksi tubuh. Ini dapat disebabkan oleh kondisi genetik, infeksi, atau reaksi terhadap obat-obatan tertentu. Gejala dapat muncul tiba-tiba atau berkembang secara bertahap.
Jenis
Anemia Aplastik
Ini adalah kondisi langka di mana sumsum tulang tidak memproduksi cukup sel darah baru, termasuk sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit. Anemia aplastik dapat disebabkan oleh paparan radiasi, bahan kimia tertentu, atau infeksi virus.